Manuel Pellegrini Kecam Sepakbola Negatif Crystal Palace

 Manuel Pellegrini Kecam Sepakbola Negatif Crystal Palace

Manuel Pellegrini Kecam Sepakbola Negatif Crystal Palace – Manchester City sempat merasakan tahta teratas pada klasemen sementara. Meski Arsenal hanya selang satu hari saja mengambil kembali tampuk klasemen, namun pelatih Manuel Pellegrini tidak  terlalu mempermasalahkan hal tersebut dan ia justru merujuk atas kemenangan tipis dari anak-anak asuhanya saat melawan Crystal Palace.

Pelatih berkebangsaan Cili itu menuduh kalau tim kota London, Palace, bermain negatif dan cenderung seperti tidak berniat untuk bermain bola, mengingat sejumlah pemain sengaja mereka tumpuk di area pertahanan timnya dan sesekali hanya melakukan serangan balik.

Namun berkat penyerang asal Bosnia-Herzegovina, Edin Dzeko, gawang Palace akhirnya mampu dijebol namun Pellegrini mengaku sangat tertekan dan frustrasi bila menghadapi tim yang bermain ultra-defensif dan meman sengaja diterapkan oleh pelatih Tony Pulis.

Tetapi City ternyata masih mampu memiliki 77 persen penguasaan bola dan melepaskan setidaknya 23 kali tendangan ke arah gawang, sebagaimana The Eagles merupakan tim pertama yang mampu membatasi ruang gerak Manchester City dengan jumlah gol yang tidak lebih dari dua di Etihad.

Dan pelatih berkebangsaan Cili, yang mengaku kurang senang kalau timnya hanya diberikan waktu selama 44 jam selepas duel melawan Liverpool, mengatakan: “Hanya ada satu tim yang ingin bermain dan sementara tim lawan hanya menunggu di area pertahanannya. Tim kami berada dalam kondisi yang tidak fit untuk membuat perbedaan, sehingga pekerjaan keras harus anda lakukan untuk membongkar 10 pemain yang bertahan di kotak penalti.”

Namun demikian, Pulis mengungkapkan bahwa aksi penyelamatan yang dilakukan oleh penjaga gawang City, Joe Hart, dengan mengatakan: “Apakah mereka memberikan Joe Hart sebagai pemain terbaik pada pertandingan itu? Itu hak anda.”

Kemudian Tony Pulis juga menganggap bahwa terjadi ketidakseimbangan antar kedua tim, dengan menambahkan: “Apakah Manchester City bernilai 350 juta pound? Saya pikir pemain-pemain kami yang menunjukkan sebuah permainan brilian hari ini dan saya enggan untuk membicarakan tim lain.”

Joe Hart mengakhiri pertandingan dengan mata lebam, setelah bertabrakan dengan penyerang Palace, Cameron Jerome, saat paruh pertama berjalan.

Pellegrini, yang mengungkapkan bahwa tidak ada kesempatan bagi penjaga gawang untuk ditarik keluar di babak istirahat, dan sekaligus menepikan sebuah anggapan yang bisa berbahaya, dengan mengungkapkan: “Dokter sudah mengatakan bahwa dirinya tidak memiliki gangguan yang lebih serius. Karena ia sendiri mengaku tidak memiliki masalah terhadap pengelihatannya.”

Kendati demikian, City kemudian memberikan konfirmasi bahwa Hart harus menerima lima jahitan untuk cedera tersebut, kendati Pellegrini mengatakan kondisi yang baik-baik saja.

Dalam insiden tersebut, Jerome juga mengalami cedera, dan ia mengalami cedera engkel, yang membuat Palace harus menunggu dengan cemas kondisinya selama beberapa hari ke depan.

Pellegrini mengaku sangat senang melihat penampilan anak-anak asuhannya dalam beberapa pekan terakhir dan mampu menanjak ke peringkat atas di klasemen sementara Liga Premier.

Ia mengatakan: “Delapan pertandingan telah berlalu, adan tidak ada satu tim pun yang mampu mengejar perbedaan enam angka dengan Arsenal. Tetapi kami bisa melakukannya. Kami mengantongi tujuh pertandingan terakhir dan hanya imbang satu kali. Karena itu kami harus melanjutkan tren positif ini.”