Taruhan Bola Online Selebrasi Para Manajer

Taruhan Bola Online Selebrasi Para Manajer

Taruhan Bola Online Selebrasi Para Manajer – Jose Mourinho selalu ingin dekat dengan segenap komponen tim yang dia latih. Jajaran pelatih dan pemain tentu saja adalah yang utama dia ingin dekati. Lalu di luar itu dia selalu dekat dengan para pendukung serta segenap direksi klub.

Kecuali di Real Madrid dia memang sangat dikenal akrab dengan jajaran pemilik klub yang dia tukangi. Lalu khusus untuk kedekatan dengan para pendukung, selain karena dia memang dipuja oleh penggemar klub yang dia latih, dia juga selalu merayakan kemenangan dengan para suporter. Mungkin selebrasinya yang paling terkenal adalah ketika usai semi final melawan Barcelona di Nou Camp, bagaimana kemudian Jose Mourinho berlari ke barisan pendukung Barcelona sambil menaruh telunjuk di mulut lalu pergi ke barisan pendukung Internazionale yang sudah jauh-jauh datang dari Italia ke Spanyol.

Baru-baru ini dia lagi-lagi ingin merayakan kemenangan bersama para suporter usai kemenangan atas Manchester City via gol Fernando Torres di detik-detik akhir pertandingan. Dia kemudian sebenarnya bermaksud merayakan bersama anaknya yakni Jose Mourinho Junior yang sudah berusia 14 tahun sehingga mendapatkan tiket terusan sepanjang musim untuk menonton Chelsea.Tapi, apa yang terjadi kemudian adalah para penonton yang melihatnya akan tertawa bahwa Mourinho lompat ke barisan bangku penonton tetapi tidak ada yang menangkapnya beramai-ramai lantas dia menubruk seorang pria gemuk dengan T-Shirt berwarna ungu sebuah kejadian memalukan tetapi menyenangkan.

Selebrasi yang memalukan tetapi menyenangkan lainnya juga pernah dialami Alex Ferguson di awal-awal karirnya. Usai tendangan Steve Bruce yang berhasil melewati penjaga gawang dan gol sehingga memastikan kemenangan United atas Sheffield Wednesday sekaligus juga memastikan gelar juara Liga Inggris bagi United setelah sebelumnya tidak pernah meraih juara Liga Inggris selama 26 tahun, Alex Ferguson langsung berjoget-joget seperti seorang Skotlandia sehabis minum dan mabuk bukan kepayang. Momen ini tertangkap kamera dan merupakan salah satu selebrasi terkonyol yang pernah terekam kamer yang ada di dunia. Sir Alex Ferguson kemudian mengungkapkannya juga di otobiografinya yang terbaru, dia mengatakan bahwa ekspresi itu terjadi spontan begitu saja. Dia juga tidak menyangka akan berselebrasi seperti itu.

Selebrasi manajer paling emosional dan sepertinya terlalu berlebihan sampai-sampai selebrasi ini dianggap merendahkan diri mereka sebagai manajer. Selebrasi “terbaik” ini jatuh kepada manajer yang sangat emosional sekaligus sangat flamboyan kalau timnya mencetak gol; Paolo Di Canio. Ilustrasi paling riil yang bisa anda tonton dan lihat kembali adalah saat Sunderland melawan Newcastle.

Di Canio melakukan perayaan seolah-olah dia adalah pemain yang mencetak gol di mana dia melakukan sliding dengan lutut di pinggir lapangan padahal dia memakai jas dan lengkap serta dasi juga jam tangan. Mau dikata apa mungkin Di Canio masih merasa sebagai pemain Taruhan Bola Online.