Waktu Untuk Berubah Bagi AC Milan

Waktu Untuk Berubah Bagi AC Milan

Waktu Untuk Berubah Bagi AC Milan – AC Milan kalah di derby melawan Internazionale Milan. Inter 1-0 Milan. Il Rossoneri harus menelan kekalahan dari Inter lewat gol Rodrigo Palacio. Milan kini tertinggal 17 angka dari posisi tiga untuk meraih spot di Liga Champions Eropa dan sekarang sedang mengalami tersuruk kembali menyongsong tahun 2014. Sebuah gol indah dari Rodrigo Palacio membuat Inter mendapatkan suatu kado Natal di derby Della Madonina hari Senin, 23 Desember 2013, kemarin. Bagi Inter bisa disebut kemenangan ini menjadi sebuah asa baru menyongsong tahun yang akan datang dengan amunisi yang bisa jadi bertambah. Sebaliknya, bagi Milan mereka harus benar-benar mewujudkan resolusi 2014 yang nyata.

Bagi Milan ini menambah panjang daftar kekalahan yang tak terlupakan pada tahun 2013. Sepanjang tahun ini bagi Milan mereka memang mengalami roller coaster pada awal tahun 2013 mereka bangkit kemudian berhasil mengamankan posisi ketiga Liga Italia yang membuat mereka berhak melengang ke Liga Champions Eropa. Kemudian, musim baru datang dan sebuah optimisme harapan juga ada ketika Kaka datang kembali ke il diavolo rosso Kaka yang mampu membawa Milan sendirian Juara Liga Champions Eropa pada tahun 2007 diharapkan kembali menampilkan sihirnya. Namun, apa yang terjadi sungguhlah mengecewakan Milan harus terus kalah atau maksimal seri dan menahan imbang para klub kuat.

Sebenarnya pada Derby edisi pertama musim ini seharusnya mungkin tidak ada yang menang. Permainan kedua tim seimbang. Jika ada satu pertandingan yang memang layak berakhir dengan skor kaca mata 0-0 maka pertandingan ini adala salah satunya. Tetapi, Palacio datang bak pangeran pahlawan untuk Inter Milan pada menit ke 85 lewat sontekannya. Dengan sontekan kecil lemah namun terarah, Palacio membuat Inter menang atas rival sekota sekaligus saudara tuanya. Hasil ini seperti membuat Inter Milan melemparkan lumpur di hidung saudara tuanya. Sebuah kepuasaan tersendiri bagi mereka setelah hasil mengecewakan akhir-akhir ini. Suatu kegembiraan luar biasa bisa menang melawan klub sekota di akhir tahun.

Fredy Guarin pada babak pertama sudah ingin membuat Inter Milan unggul dari sisi kanan di mana dia kemudian ditahan oleh Cristian Zapata. Tapi, babak kedua giliran Guarin melewati Zapata dan mengirimkan umpan matang kepada Palacio yang membuat sebuah sontekan maut. Inter 1-0 Milan. Dengan hasil ini tidak ada kata lain bagi Milan selain berubah agar menjadi lebih baik pada tahun depan alias paruh musim. Hasil di setengah musim pertama sudah mengecewakan. Bagi Allegri sendiri bisa menjadi kiamat jika dia belum juga mampu mengangkat performa Milan atau bahkan jika dia langsung membuat Milan tersingkir dari Liga Champions Eropa. Waktu Allegri di Milan hampir habis.